Road to Bontang Part.1

menariakhirnya setelah 10 bulan lamanya meninggalkan kota tercinta Bontang-KALTIM, hari ini (06 july 08) koko berkesempatan untuk pulang kampung..alih-alih liburan sekalian mo ngeliat pon sehihikhik hari ini berangkat dari bandara Juanda Surabaya Pukul 17.50sengihnampakgigi so buat temen-temen yang ada di asrama HMB surabaya ma'af ya koko kali ini harus ninggalin kaliangarupale


Sebenarnya sejak beberapa hari yang lalu sangat sulit untuk dapetin tiket untuk rute Sub-Bpn..hal ini di karenakan padatnya pemesana tiket rute tersebut. dari beberapa maskapai yang sempat koko hubungi dua hari yang lalu (04 july 08) semuanya menyatakan bahwa tiket mereka telah habis terjualangkatkening dan tiket yang tersisa hanya untuk pembrangkatan tanggal (10 july 08) sedangkan koko harus pulang paling lambat hari ini sebab koko harus sudah kembali ke surabaya setelah PON berakhir, emang apa hubungannya koko ama penutupan PONgelakguling ma'af ya kali ini emang koko gak ada hubungannya sama sekali dengan PON.


Tapi koko bukan pemuda yang gampang menyerah begitu sajahah akhirnya dengan semangat menggebu koko tongkrongin deh salah satu web maskapai penerbangan dan berusaha mencari kalau-kalau ada yang membatalkan keberangkatan,tentunya sambildoalah. Akhirnya setelah kurang lebih 60 menit lamanya usaha koko berhasil juga, yah walaupun tiket yang didapat dengan harga yang lumayan memberatkan untuk ukuran kantong mahasiswa rantauduit

Kepulangan kali ini emang cukup singkat, koko hanya punya waktu 10 hari boo'giledengan berbagai agenda yang harus diselesaikan diantaranya; Menyampaikan beberapa proposal kegiatan HMB ke PEMKOT Bontang dan Konsolidasi dengan Pengurus Pusat HMB. selain itu ada hal yang paling penting dan merupakan tujuan utama kepulangan saat ini adalah pembuatan Passport tentunyaketukmeje

oke temen-temen sementara sekian dulu yah..abisnya koko udah harus paking nih
sengihnampakgigi
Read more.....

Apple Pangkas Harga MacBook Air

Kabar gembira bagi Anda yang ingin membeli laptop MacBook Air. Pasalnya, Apple memangkas harga laptop super tipisnya tersebut. Potongannya diperkirakan sebesar USD 500.


Menurut sumber; yang dikutip detikINET dari Techweb, Jumat (4/7/2008), penurunan harga ini merupakan imbas dari turunnya harga beberapa komponen di MacBook Air. Seperti prosesor Intel Core 2 Duo 1.8-GHz yang turun harga sebesar USD 100 dan solid-state drive kapasitas 64 GB sebesar USD 400.

Untuk deluxe model, kini Mac Book Air dipatok pada harga USD 2.598 dari harga semula USD 3.098. Sementara untuk basic model dengan sebuah prosesor 1.6-GHz tetap pada kisaran harga USD 1.799.


Sedikit banyak hal ini sangat diyakini dipengaruhi oleh turunnya harga komponen-komponen tersebut yang semula dipatok USD 300 menjadi USD 200 untuk prosesor, serta solid-state drive dari USD 999 menjadi USD 599.

Laptop Mac Book Air yang dirilis pada bulan Januari lalu ini memiliki tampilan 13,3 inchi dan full-size keyboard. Hadir dengan bobot sekitar 1,5 kg dan memiliki ketebalan di bagian depan sekitar 0,16 inchi. Sayangnya, laptop super tipis ini meniadakan optical drive.

menari
Read more.....

Upacara Pembukaan PON 9 Jam

Upacara pembukaan Pekan Olaharga Nasional (PON) XVII/2008 di Stadion Utama Kaltim, Palaran, Samarinda, Sabtu (5/7) dipastikan berlangsung meriah.

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi sejumlah pejabat tinggi Negara, akan hadir membuka pesta olahraga 4 tahunan yang akan berlangsung hingga 17 Juli itu. Di stadion berkapasitas 30 ribu lebih penonton itu juga akan ditampilkan beragam jenis hiburan. Rangkaian upacara pembukaan PON itu dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 hingga 24.00 Wita. Atau sekira 9 jam.

Event Organizer (EO) Upacara Pembukaan dan Penutupan (UPP) PON mengemas konsep upacara pembukaan ini dengan tajuk Pola Daya atau mengolah energi. Pertunjukan seni Pola Daya itu akan didukung ribuan penari dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim.

Di samping itu, akan disajikan hiburan musik dengan menampilkan artis lokal dan Ibukota. Di antaranya 3 artis KDI, Lita, Eni, dan Soma. Pada sesi pendahuluan, ketiga artis KDI tersebut masing-masing akan membawakan 2 buah lagu. Disusul penampilan Piyu Instrumentalia (lead guitar) dengan lagu nasional Bangun Pemuda Pemudi dan Themesong PON XVII/2008 oleh seluruh artis diiringi Audiensi Banda.

Untuk menyemarakan sesi pendahuluan ini akan dipandu presenter Olga Syahputra dan Chika Laode. Setelah azan magrib, giliran Marching Band PKT Bontang memamerkan kepiawaiannya.

Memasuki acara pokok atau inti yang dipandu presenter Erwin Parengkuan dan Artika Sari Devi, diawali dengan pengucapan ”Selamat Datang” dan di Multimedia juga terpampang tulisan ”Selamat Datang Presiden Republik Indonesia” yang diikuti lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh Dewi Gita diiringi korps musik.

Setelah itu, defile kontingen diiringi korps musik dan secara bersamaan master of ceremony (MC) memberikan komentar profil setiap kontingen yang melintas di depan panggung kehormatan. Dilanjutkan dengan laporan ketua umum PB PON XVII dan pembukaan PON oleh Presiden SBY ditandai penekanan tombol sirine.

Bersamaan itu pula terdengar suara tetabuhan perkusi dan lettering text kembang api dengan tulisan PON XVII menyala. Kemudian, pengibaran bendera PON dan penyalaan api PON yang akan dibawakan oleh Suryadi Gunawan, mantan atlet gulat nasional berprestasi asal Kaltim.

Suryadi berlari menuju kaldron dan fokus lampu follow spot diarahkan pada pembawa api PON. Intensitas lampu di Stadion Utama saat itu akan meredup, mana kala api PON telah menyala di kaldron dan terdengar funfair yang disediakan dalam bentuk rekaman. Selanjutnya, pembacaan janji wasit dan janji atlet dan ditutup dengan pagelaran tari Pola Daya.

Pertunjukan seni (Pola Daya) ini dimainkan para pelaku seni pertunjukan Kaltim dengan koreografer dan penata musik putra daerah dalam koordinasi Dewan Kesenian Kaltim didampingi padepokan Seni Bagong Kussudiarjo, Jogja.

Untuk acara tambahan, EO kembali menyuguhkan hiburan dengan artis lokal dan ibukota dipandu presenter Olga Syahputra dan Chika Laode. Artis yang akan tampil masing-masing Dewi Gita (2 lagu), Rio Febrian (2 lagu), Lita KDI (1 lagu), Eni KDI (1 lagu) dan Soma KDI (1 lagu). Satu lagu lagi akan dinyanyikan bersama seluruh artis ini diiringi Audiensi Band.

Setelah itu, pagelaran tari Pola Daya. Secara materi, tarian kolosal untuk pembukaan event akbar ini berbasis kearifan lokal (local genius), karakter dunia olahraga dan hal-hal sangat spesifik yang berkaitan dengan venues (tempat pertandingan) di Kaltim.

“Ketiga aspek itu dipandang sangat krusial untuk memberikan watak lokal dan warna ke-Indonesiaan pada PON kali ini di Kaltim,” kata Djaduk Ferianto, konsultan EO UPP dari Jogja.

Aspek kearifan lokal meliputi beberapa tarian. Seperti, Hudoq adalah salah satu tarian yang mengekspresikan para dewa dalam mitologi Kalimantan yang sangat dihormati. Tari Burung Enggang, ikan Pesut dan orangutan adalah ikon yang melekat pada keseharian dan kehidupan Kalimantan. Tari Telabang/Kancet Pepatay adalah kesenian khas Kalimantan. Tari Jepen dan tari Rudat, kesenian Bugis, kesenian Jawa adalah kesenian etnis di Indonesia yang selama ini berbaur di Kaltim yang kini sangat terbuka oleh subkultur semacam itu. Olahraga pencak silat, dalam hal ini adalah pencak seni. Lomba dayung di Sungai Mahakam dengan perahu berkepala naga, menggunakan tambur dan lainnya.

Untuk aspek karakter dunia olahraga meliputi, sportivitas, kekompakan, kedisiplinan, kompetitif, persahabatan, persaudaraan, prestasi dan target. Sedangkan, aspek lain yang dianggap spesifik berkaitan Kalimantan adalah membaurnya masyarakarat Melayu dan suku-suku lainnya sebagai warga asli Kaltim. Hutan dan sumber daya alamnya menjadi aset yang tak ternilai harganya.

Rancangan garapan pagelaran ini terdiri dari 4 segmen dengan durasi total sekira 32 menit. Dilengkapi multimedia yang terpampang di anjungan panggung (stage rig), dengan screen panjang 20 meter dan ketinggian 8 meter diletakkan di atas panggung. Anjungan panggung ini panjang 24 meter, lebar kedalaman 18 dan tinggi 12 meter. Multimedia ini di fungsikan untuk memberikan efek visual auditif dengan garapan animasi dan gambar-gambar features Kalimantan. Multimedia ini bisa berfungsi sebagai transisi adegan tari (bridging), juga bisa berfungsi memberikan tekanan pada dramatika koreografi tari.

Panggung ini sudah terpasang sejak pembukaan hingga penutupan PON. Menggunakan narasi untuk memberikan tekanan dramatik. Garapan musik ilustrasi dalam besutan play back (direkam). Melibatkan peraga/pemain dari masyarakat Kaltim dan seluruh potensinya didampingi para petaih tari dan pelaksana teknis dari Padepokan Seni Bagong Kussudiardja Jogjakarta, kerja sama para koreografer Kaltim. Kerja sama ini juga diharapkan menjadi wahana pembinaan koreogafer lokal.tepuktangan


celebratecelebratecelebrate

Read more.....

Raut Wajah Itu Lenyap

Gerimis datang, menyapu jejak basah yang baru saja ku tapaki. Daun bergerak bergeser pada keras bebatuan. Tubuh ringkih ini ku paksa berlari menembus baris-baris luka yang belum sembuh. Masih ada sorot mata kosong diujung sana, menatap ku lirih lalu menghilang pada tepian batas. Kuning sinar mentari menggambar pekat raut wajah yang cantik, namun rintik hujan menghanyutkannya, lalu menghilang..., lenyap...

Lalu kita susuri sunyi dengan gemuruh ombak pasang pada pasir, batu-batu, debu, angin, gerimis mengais katakata yang tak sempat terucap tentang rindu nelayan pada laut, rindu peziarah pada makam.Mata kita tersesat di rimba suara berabad-abad, tapi ada yang terus memanggil, lirih sesekali kita palingkan wajah, mencari tak ada, dan kita makin karam dalam keangkuhan kita sendiri,tak tahu arah kembali.

Bukan hanya kau sesaat yang punya, Namun aku akui kaulah yang berkuasa, Kau juga memiliki impian dan masa depan. Bahkan kau pun yang menentukan batas...Kadang hanya cerita dan angan Mungkin juga kenyataan Tapi semua berlalu dengan sendirinya, Pantas atau tidaknya itu tak ada artinya

Begitulah sesuatu kenyataan kehidupan, Semua punya awal dan akhir, Pengalaman pun jadi kenangan Bagai asap berlalu hiduppun selesai...
ros
Read more.....

Masa Surut Islam di Daratan Cina

Hubungan antara Muslim dengan penguasa Cina mulai memburuk sejak Dinasti Qing (1644-1911) berkuasa. Tak cuma dengan penguasa, relasi Muslim dengan masyarakat Cina lainnya menjadi makin sulit. Dinasti Qing melarang berbagai kegiatan Keislaman.

Menyembelih hewan qurban pada setiap Idul Adha dilarang. Umat Islam tak boleh lagi membangun masjid. Bahkan, penguasa dari Dinasti Qing juga tak membolehkan umat Islam menunaikan rukun Islam kelima - menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah.
Taktik adu domba pun diterapkan penguasa untuk memecah belah umat Islam yang terdiri dari bangsa Han, Tibet dan Mogol. Akibatnya ketiga suku penganut Islam itu saling bermusuhan. Tindakan represif Dinasti Qing itu memicu pemberontakan Panthay yang terjadi di provinsi Yunan dari 1855 M hingga 1873 M.

Setelah jatuhnya Dinasti Qing, Sun Yat Sen akhirnya mendirikan Republik Cina. Rakyat Han, Hui (Muslim), Meng (Mongol) dan Tsang (Tibet) berada di bawah Republik Cina. Pada 1911, Provinsi Qinhai, Gansu dan Ningxia berada dalam kekuasaan Muslim yakni keluarga Ma.

Kondisi umat Islam di Cina makin memburuk ketika terjadi Revolusi Budaya. Pemerintah mulai mengendorkan kebijakannya kepada Muslim pada 1978. Kini Islam kembali menggeliat di Cina. Hal itu ditandai dengan banyaknya masjid serta aktivitas Muslim antaretnis di Cina.
Read more.....

 

Top Komentator

Dictionary

Im'koko is proudly powered by Blogger.com |
Foto Saya
Foto Saya
Foto Saya
Foto Saya
Foto Saya